Scroll untuk baca artikel
BeritaPemerintahan

BPBD Kota Serang Ngabuburit Bersihkan Drainase Dari Sampah

54
×

BPBD Kota Serang Ngabuburit Bersihkan Drainase Dari Sampah

Share this article
BPBD kota serang
Jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Serang kembali menggelar aksi ngabuburit "Ngabubur Sumsum" (Ngabuburit Membersihkan Solokan dan Saluran Umum).

Serang, radiusbanten.com – Mengisi waktu menunggu berbuka puasa dengan kegiatan bermanfaat, jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Serang kembali menggelar aksi ngabuburit “Ngabubur Sumsum”  (Ngabuburit Membersihkan Solokan dan Saluran Umum).

Memasuki hari kedua, aksi ini difokuskan di wilayah Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Kawasan pintu masuk perumahan Bumi Agung Permai I.

​Kegiatan ini merupakan langkah responsif menyusul terjadinya genangan air dan banjir dititik tersebut akibat saluran drainase yang tersumbat oleh tumpukan sampah.

Kabid Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Serang, Muhlisin mengatakan aksi bersih-bersih tersebut merupakan wujud nyata dari program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, yaitu Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

​”Kegiatan ini kami kolaborasikan dengan program ‘Ngabubur Sumsum’ dari Pemerintah Provinsi Banten. Fokus kita adalah memastikan saluran air di lingkungan Unyur kembali berfungsi normal agar tidak terjadi genangan saat hujan turun,” ujar Muhlisin, Kamis, 26 Februari 2026.

​Setelah menyisir saluran drainase disekitar kawasan tersebut, petugas berhasil mengangkut volume sampah yang cukup besar.

Terlihat deretan gerobak sorong penuh dengan sampah domestik yang sebelumnya menyumbat aliran air.

​”Hari ini kita sudah selesai melaksanakan kegiatan. Ini adalah hasil sampah yang berhasil kita kumpulkan dari saluran-saluran di lingkungan Unyur,” tambahnya sambil menunjukkan hasil kerja tim dilapangan.

​Aksi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar untuk tidak membuang sampah ke saluran air demi menjaga kenyamanan dan keamanan lingkungan dari ancaman banjir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *