Serang, radiusbanten.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Serang mengimbau warga untuk segera memanfaatkan program pelatihan kerja gratis yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang.
Hingga saat ini, jumlah pendaftar tercatat masih sangat minim dan jauh dari kuota yang disediakan. Dari total 500 kuota yang tersedia, saat ini baru terisi kurang dari 100 pendaftar.
Menanggapi hal tersebut, pihak Disnakertrans Kota Serang telah menyurati 67 kelurahan di 6 kecamatan agar informasi ini sampai langsung ke masyarakat.
Kepala Bidang Pelatihan dan Produktifitas Disnakertrans Kota Serang, Nafis Hani mengatakan, Salah satu program unggulan yang sedang dibuka adalah pelatihan Caregiver untuk penempatan di Taiwan.
Menurutnya Pelatihan ini menjadi peluang emas bagi warga yang ingin berkarier di luar negeri tanpa dipungut biaya.
”Pelatihan ini gratis, dibiayai pemerintah sampai keberangkatan. Untuk program Caregiver ke Taiwan, batas usia maksimal adalah 35 tahun,” ujar Nafis Hani, Jumat, 12 Maret 2026.
Nafis mengatakan Selain program ke luar negeri, BBPVP juga membuka berbagai bidang kejuruan teknis yang sangat dibutuhkan pasar kerja, di antaranya, Pelatihan Welder (Las), Pelatihan Kelistrikan, Pelatihan Bahasa (untuk persiapan kerja ke luar negeri).
“Pemerintah mengutamakan bagi warga yang merupakan lulusan sekolah dalam tiga tahun terakhir. Durasi pelatihan bervariasi 3 hingga 6 bulan, tergantung jenis program yang diambil,” tutur Nafis.
Menurutnya masyarakat yang berminat, diharapkan mendaftar sebelum batas waktu penutupan 17 Maret 2026. Informasi diakses melalui akun media sosial Disnakertrans Kota Serang maupun BBPVP Serang.
Melihat minat yang masih rendah, Disnakertrans Kota Serang berencana melakukan aksi jemput bola dengan melakukan roadshow ke berbagai wilayah dan berkolaborasi dengan Forum Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kota Serang.
”Kami harap teman-teman di kecamatan dan kelurahan bisa membantu menginformasikan ini kepada keluarga dan lingkungannya. Sayang sekali jika dilewatkan karena ini program gratis dari pemerintah,” tutupnya.











