Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Budi Rustandi Gandeng Sekolah Swasta dan Siapkan Subsidi BOSDA

46
×

Budi Rustandi Gandeng Sekolah Swasta dan Siapkan Subsidi BOSDA

Share this article

Serang, radiusbanten.com– Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengambil langkah strategis dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026.

Guna memastikan seluruh anak di Kota Serang mendapatkan akses pendidikan yang setara, Pemkot Serang resmi menggandeng sekolah-sekolah swasta.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen bersama antara Forkopimda, Stakeholder, dan para pemangku jabatan di lingkungan Pemkot Serang demi mewujudkan SPMB yang berkeadilan, transparan, dan akuntabel.

Dalam skema kerja sama ini, pihak swasta yang bergabung diminta untuk menerapkan sistem yang sama dengan sekolah negeri, yaitu membebaskan biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) alias gratis bagi para murid.

Sebagai timbal baliknya, Wali Kota Serang, Budi Rustandi akan mengucurkan bantuan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) mulai tahun depan untuk sekolah-sekolah swasta tersebut.

“Insyaallah sekolah-sekolah yang sudah nanti akan bekerja sama dengan kita juga akan diberikan dana Bosda tahun depan, tapi mulainya ya, sesuai dengan anggaran, kemampuan anggaran kita. Yang mau bekerja sama asal mereka juga mau sama dengan sekolah negeri kita, yaitu gratis tanpa SPP bulanan. Ya kita akan memberikan bantuan dana, karena kan dia menerima murid juga, dapat dana BOS dari pusat juga kan. Jadi sama, anggaran dari situ juga,” ujar  Budi Rustandi didampingi Kepala Dindikbud Kota Serang,  Ahmad Nuri usai penandatanganan Komitmen Bersama Dukungan SPMB 2026 yang diselenggarakan Dindikbud Kota Serang, di aula Pemkot Serang, Senin 15 Juni 2026.

Selain membahas skema kuota sekolah, Budi memastikan program Serang Cerdas  berupa pembagian seragam gratis bagi siswa baru tetap direalisasikan tahun ini.

Program ini menyasar siswa baru yang masuk kelas 1 SD dan kelas 7 SMP (kelas 1 SMP) dengan tujuan untuk meringankan beban ekonomi orang tua.

Baca Juga:  Kesbangpol Kota Serang Bekali Calon Paskibraka Materi Wawasan Kebangsaan Selama Pra-TC

Meskipun sekolah pada umumnya membutuhkan empat hingga lima setel seragam, Pemkot Serang baru bisa mengakomodasi satu setel seragam gratis per siswa untuk tahap awal ini karena keterbatasan anggaran daerah.

“Tahun ini diberikan satu setel dulu nih, karena menyesuaikan dengan anggaran kemampuan. Karena kan kita harus bangun infrastruktur, harus kita bangun dari kesehatan juga, kita harus membagi-bagi kepada yang lain. Kita sesuai kemampuan, karena APBD kita se Banten itu Kota Serang paling terkecil,” pungkas Budi Rustandi.

Budi juga memberikan peringatan kepada seluruh kepala sekolah agar tidak main-main dalam proses SPMB tahun ini. Praktik titip-titipan siswa dipastikan tidak akan ditoleransi. Sanksi pemecatan sudah menanti bagi kepala sekolah yang terbukti melanggar komitmen.

“Kalau kepala sekolah tidak komitmen, saya pastikan akan saya beri sanksi seberat-beratnya. Apabila saya menemukan kepala sekolah yang seperti itu, saya bakal beri sanksi berat, bahkan pemecatan ya, karena itu ada aturannya, boleh. Karena saya keras banget kalau ada ASN yang aneh-aneh,” tegas Budi.

Budi  juga meminta para kepala sekolah untuk tidak takut terhadap intimidasi atau tekanan dari pihak luar, baik oknum lembaga swadaya, ormas, maupun oknum pejabat yang memaksa menitipkan siswa.

“Saya tegaskan walaupun itu oknum ormas, siapapun itu, pejabat, ya oknum pejabat dan lain-lain, nitip atau mengancam, bahkan didemo atau apa, enggak usah takut selagi kita benar. Laksanakan, Karena kita harus adil semuanya”tegas Budi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *