Serang, radiusbanten.com – Kehadiran industri di Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten diprediksi Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman akan menjadi kunci penurunan angka pengangguran ditahun 2027.
Diketahui jumlah pengangguran di Kota Serang data BPS tahun 2025 mencapai 26.008 orang, turun tipis hanya 678 orang dari tahun 2024 yang jumlahnya 26.686 orang.
Meski sempat diwarnai aksi unjuk rasa dan audiensi dari elemen mahasiswa serta masyarakat, Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman, menegaskan bahwa proses perizinan investasi diwilayah Sawah Luhur berjalan sesuai aturan.
”Kami sudah mengundang dua OPD terkait, yaitu Perizinan (DPMPTSP) dan DPUPR. Proses izin sudah selesai dan dilakukan bertahap. Saat ini baru sekitar 21 hektar dan izin yang dikeluarkan baru sebatas pembangunan pagar, belum masuk ke konstruksi pabrik,” jelas Muji Rohman, usai menerima audiensi kelompok masyarakat, Rabu, 4 Maret 2026.
Politisi Golkar itu memberikan catatan penting bagi masyarakat agar tidak terlena dengan adanya rencana payung hukum Perwal yang mewajibkan penyerapan tenaga kerja lokal sebesar 80 persen.
“Masyarakat jangan enak – enakan. Meskipun ada Perwal yang memprioritaskan warga lokal, kompetensi menjadi syarat utama. SDM harus dikedepankan agar bisa bersaing dan mengisi posisi yang ada di industri tersebut,” tegas Muji.
Menanggapi aksi protes, pihaknya menyatakan menyuarakan pendapat dan melakukan fungsi kontrol adalah hak setiap warga negara, termasuk mahasiswa.
”Menyuarakan pendapat itu hak, silakan. Namun, kita harus kaji dulu secara objektif. Untuk Sawah Luhur, legitimasinya sudah sesuai aturan. Karena itu, kami mendukung investasi ini agar bisa membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya dan menampung pengangguran di Kota Serang,” tutupnya.










