Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Dindikbud Kota Serang  Gelar Khatmil Qur’an Serentak

39
×

Dindikbud Kota Serang  Gelar Khatmil Qur’an Serentak

Share this article
Oplus_16908288

Serang, radiusbanten.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang terus mematangkan program “Serang Mengaji” Wali Kota – Wakil Wali Kota Serang Budi Rustandi – Nur Agis Aulia.

Sebagai langkah nyata, Pihak Dindikbud Kota Serang menggelar kegiatan Khatmil Qur’an yang diikuti ribuan pelajar dari tingkat TK, SD, hingga SMP se-Kota Serang, Rabu, 11 Maret 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan di tengah bulan suci Ramadan ini dilakukan secara hibrida, menggabungkan kehadiran fisik dan virtual melalui platform Zoom.

Pihak Dindikbud Kota Serang menargetkan berantas buta aksara Al-Qur’an di tingkat pelajar, mencapai angka nol persen bagi murid kelas 6 SD dan kelas 9 SMP pada Juli 2026 mendatang.

Kepala Dindikbud Kota Serang Ahmad Nuri mengatakan gerakan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah upaya substansial untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman (Huda) dalam proses pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

​Berdasarkan data terbaru, terjadi penurunan drastis jumlah siswa yang belum bisa membaca Al-Qur’an. Dari angka awal 1.800 murid, kini tersisa 333 murid kelas 9 ditingkat SMP se-Kota Serang yang masih dalam tahap pendampingan.

​”Target kita bulan Juli nanti sudah selesai semua (bisa mengaji). Skemanya jelas, kita lakukan aktivasi guru agama dan mengirim relawan Qur’ani ke sekolah-sekolah untuk mengintenskan pembelajaran, baik melalui pembiasaan maupun jam khusus sebelum pulang sekolah,” ujar Ahmad Nuri.

​Selain penguatan literasi religi, program ini juga menekankan nilai toleransi dan kemanusiaan (khalifah), dimana sekolah berbasis agama non-Islam pun turut didorong untuk menguatkan keyakinan masing-masing siswa demi menciptakan harmoni di Kota Serang.

​Salah satu satuan pendidikan yang menunjukkan progres positif adalah SMPN 10 Kota Serang. Kepala SMPN 10 Kota Serang, Uan Purwani mengungkapkan bahwa dari total 1.119 murid,  jumlah murid kelas 9 yang belum lancar mengaji kini hanya tersisa 3 orang.

Baca Juga:  Baznas Banten dan Pemprov Inisiasi Program Satu Keluarga Satu Pengusaha

​”Apresiasi untuk kegiatan Serang Mengaji ini. Di SMP 10, awalnya ada 12 siswa kelas 9 yang belum bisa mengaji, sekarang tinggal 3 orang lagi yang masih proses dilancarkan,” jelas Uan.

​Ia menjelaskan bahwa pihak sekolah melakukan pendampingan intensif yang melibatkan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), wali kelas, hingga guru pamong.

​”Pendampingannya kami lakukan setelah pulang sekolah. Ada bimbingan dan latihan khusus bagi mereka yang mengalami kesulitan. Harapan kami program ini terus berlanjut secara konsisten, tidak hanya di bulan Ramadan saja,” pungkasnya.

​Dengan sisa waktu beberapa bulan menuju tahun ajaran baru, Dindikbud Kota Serang optimis bahwa integrasi antara peran guru agama, relawan, dan dukungan kepala sekolah akan mampu menuntaskan target literasi Al-Qur’an bagi seluruh lulusan di Ibu Kota Provinsi Banten tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *