Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Dindikbud Kota Serang Bentuk Laskar Sekolah Bersih di Momen Hardiknas

3
×

Dindikbud Kota Serang Bentuk Laskar Sekolah Bersih di Momen Hardiknas

Share this article
Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri

Serang,radiusbanten.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang tengah menyiapkan inovasi baru untuk mendukung visi Serang Bersih mengedukasi gerakan pilah sampah Wali Kota Wakil Wali Kota Serang Budi Rustandi – Nur Agis Aulia melalui pembentukan Laskar Sekolah Bersih.

Program ini bertujuan untuk menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini kepada para siswa, sekaligus melibatkan masyarakat dalam menjaga keasrian lingkungan sekolah.

​Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang mengungkapkan bahwa pembentukan laskar ini merupakan terjemahan dari visi Budi – Agis yang selaras dengan gagasan pusat mengenai kebersihan lingkungan.

​Konsep Laskar Sekolah Bersih ini akan diterapkan disetiap jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMP. Nantinya, setiap sekolah akan memiliki tim laskar yang terdiri dari lima orang anggota tetap.

​”Tiap sekolah terdiri dari lima orang. Untuk SD diambil dari murid kelas 5 dan 6, sedangkan untuk SMP dari kelas 7, 8, dan 9. Mereka akan didampingi oleh guru BK dan unsur masyarakat setempat,” ujar Ahmad Nuri, Selasa 21 April 2026.

​Tim laskar ini tidak hanya sekadar dibentuk, tetapi juga akan melalui proses pelantikan resmi dan pembaiatan ditempat umum sebagai simbol komitmen mereka dalam menjaga kebersihan sekolah dan lingkungan sekitar.

​Ada dua tugas utama yang akan diemban oleh Laskar Sekolah Bersih Identifikasi Masalah, Memetakan polemik kebersihan dan masalah sampah yang krusial di lingkungan sekolah masing-masing.

​Gerakan Harian Memastikan aksi bersih-bersih dilakukan setiap hari agar suasana sekolah tetap asri dan nyaman sebagai penunjang mutu pendidikan.

​”Pakar menyebutkan salah satu penunjang mutu pendidikan adalah sekolah yang bersih. Selain itu, ini juga bagian dari gerakan ‘Kota Serang Mengaji’ yang diimplementasikan melalui perilaku dan karakter peka terhadap lingkungan,” tambah Nuri.

Baca Juga:  Baznas Banten dan Pemprov Inisiasi Program Satu Keluarga Satu Pengusaha

​Rencananya, program ini akan diluncurkan atau didedikasikan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), 2 Mei mendatang. Pada momen tersebut, seluruh siswa mulai dari tingkat TK, SD, hingga SMP yang berjumlah sekitar 100.000 siswa akan diajak berkolaborasi membersihkan lingkungan.

​”Kita akan keluar bersama masyarakat, terutama di daerah-daerah kumuh dan gang-gang (urban poor). Harapannya, sebulan sekali ada kolaborasi antara siswa dan masyarakat untuk memastikan tidak ada sampah berserakan di tiap sudut kota,” jelas Ahmad Nuri.

​Melalui hitungan matematis sederhana, Ahmad Nuri optimis program ini akan membawa dampak besar. Jika 100.000 siswa memiliki kesadaran untuk mengambil setidaknya tiga sampah saja dalam sehari, maka ratusan ribu sampah akan terangkat dari jalanan Kota Serang setiap harinya.

​”Ini soal membangun karakter. Kalau dari tingkat sekolah sudah peka, nanti saat mereka masuk ke SMA hingga berumah tangga, mereka akan tetap menjadi generasi yang bersih. Kita ingin mencontoh negara-negara berkembang yang sudah sukses mengelola kebersihannya,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *