Scroll untuk baca artikel
BeritaPemerintahan

2026 Pemkot Serang Bakal Bangun Ribuan RTLH Libatkan APBN hingga CSR

34
×

2026 Pemkot Serang Bakal Bangun Ribuan RTLH Libatkan APBN hingga CSR

Share this article
program RTLH 2026
7.000 Rumah Tak Layak Huni di Serang Diusulkan, 1.600 Unit Dibangun Tahun Ini.

Serang, radiusbanten – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengajukan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sebanyak lebih dari 7.000 unit melalui aplikasi Sibaru.

Pada tahun 2026, sebanyak 1.600 unit RTLH direncanakan akan dibangun melalui anggaran APBD Kementerian PKP. Program ini menjadi salah satu upaya Pemkot Serang dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Serang, Nofriady Eka Putra, menyampaikan bahwa data RTLH yang diusulkan ke pemerintah pusat telah melalui proses pendataan dan sinkronisasi.

“Data yang kami sampaikan melalui aplikasi Sibaru sebanyak tujuh ribuan unit. Namun, informasi yang kami terima untuk tahun ini sebanyak 1.600 unit yang akan dibangun,” ujar Nofriady saat ditemui di Kota Serang, Selasa, 3 Februari 2026.

Ia menjelaskan, kriteria rumah yang berhak menerima bantuan RTLH meliputi kondisi rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat. Pendataan dilakukan secara bertahap agar bantuan tepat sasaran.

“Data awal RTLH sebenarnya lebih dari 7.000 unit. Namun yang kami masukkan ke Sibaru adalah data yang sudah disinkronkan. Alhamdulillah, tahun ini peningkatannya sangat signifikan di era kepemimpinan Wali Kota Budi Rustandi,” ungkapnya.

Berdasarkan data DPRKP Kota Serang, sebaran RTLH terbanyak berada di Kecamatan Kasemen, Walantaka, dan Serang.

Terkait bentuk bantuan, Nofriady menyebutkan bahwa besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah. Untuk rusak ringan diberikan bantuan senilai Rp5 juta, rusak sedang Rp10 juta, dan rusak berat Rp17 juta. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk material bangunan, bukan uang tunai.

Selain bantuan dari Kementerian PKP, Pemkot Serang juga telah memberikan bantuan RTLH sebanyak 51 unit. Sementara kebutuhan lainnya akan dipenuhi melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). Pemkot Serang juga menggandeng pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Adapun kontribusi bantuan RTLH dari CSR antara lain 75 unit dari PT Kawah, 2 unit dari PT PLN, 100 unit dari PT Budha Suci, serta lebih dari 200 unit dari PT Lippo Group.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *