<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>normalisasi sungai serang &#8211; Radius Banten</title>
	<atom:link href="https://radiusbanten.com/tag/normalisasi-sungai-serang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radiusbanten.com</link>
	<description>Satu Klik untuk Informasi Banten</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jan 2026 06:41:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://radiusbanten.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-logo_radiusbanten-512x512-1-32x32.png</url>
	<title>normalisasi sungai serang &#8211; Radius Banten</title>
	<link>https://radiusbanten.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Budi Rustandi Bakal Bongkar Bangunan Penyebab Banjir Kasemen</title>
		<link>https://radiusbanten.com/budi-rustandi-bakal-bongkar-bangunan-penyebab-banjir-kasemen/</link>
					<comments>https://radiusbanten.com/budi-rustandi-bakal-bongkar-bangunan-penyebab-banjir-kasemen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RadiusBanten]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2026 14:59:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[banjir banten lama]]></category>
		<category><![CDATA[banjir kasemen]]></category>
		<category><![CDATA[berita pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[budi rustandi]]></category>
		<category><![CDATA[normalisasi sungai serang]]></category>
		<category><![CDATA[penyempitan sungai kasemen]]></category>
		<category><![CDATA[walikota serang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radiusbanten.com/?p=226</guid>

					<description><![CDATA[Serang, 3 Januari 2026 – Walikota Serang Budi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong data-start="388" data-end="414">Serang, 3 Januari 2026</strong> – Walikota Serang <strong data-start="433" data-end="450">Budi Rustandi</strong> memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan melakukan <strong data-start="509" data-end="539">pembongkaran bangunan liar</strong> yang menjadi penyebab banjir di <strong data-start="572" data-end="593">Kecamatan Kasemen</strong>, Kota Serang. Langkah tegas ini diambil setelah ditemukan adanya <strong data-start="659" data-end="688">penyempitan aliran sungai</strong> akibat pelanggaran tata ruang oleh oknum warga.</p>



<p>Budi Rustandi menegaskan bahwa banjir yang kerap melanda wilayah Kasemen bukan semata-mata disebabkan oleh curah hujan tinggi, melainkan karena <strong data-start="882" data-end="904">alih fungsi sungai</strong> yang seharusnya memiliki lebar sekitar <strong data-start="944" data-end="956">15 meter</strong>, namun kini menyempit hingga hanya sekitar <strong data-start="1000" data-end="1011">1 meter</strong>.</p>



<p>“Di lokasi ini jelas ada pelanggaran tata ruang. Sungai yang seharusnya lebar justru dipersempit. Ini lebih berbahaya dibandingkan kasus bangunan di Sukadana sebelumnya,” ujar Budi Rustandi saat memimpin <strong data-start="1218" data-end="1266">rapat penanganan banjir di Kecamatan Kasemen</strong>, Sabtu (3/1/2026).</p>



<h3 class="wp-block-heading">Penyempitan Sungai Jadi Penyebab Utama Banjir</h3>



<p>Menurut Walikota Serang, kondisi sungai yang menyempit membuat aliran air tidak mampu menampung debit besar saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Akibatnya, air meluap dan merendam permukiman warga serta kawasan sekitar <strong data-start="1563" data-end="1578">Banten Lama</strong>.</p>



<p>Ia menilai, perubahan fungsi sungai menjadi seperti <strong data-start="1633" data-end="1652">drainase sempit</strong> merupakan kesalahan fatal yang tidak bisa dibiarkan terus terjadi.</p>



<p>“Bayangkan, dari sungai berubah menjadi drainase. Bagaimana tidak banjir? Ini sudah keterlaluan dan harus ditindak sekarang,” tegasnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Camat Diminta Segera Data Bangunan Liar</h3>



<p>Sebagai tindak lanjut, Budi Rustandi telah <strong data-start="1946" data-end="1977">memerintahkan Camat Kasemen</strong> untuk segera mendata seluruh bangunan liar yang berdiri di atas dan di sepanjang aliran sungai. Data tersebut akan menjadi dasar bagi Pemkot Serang untuk melakukan penertiban dan pembongkaran.</p>



<p>“Saya minta Pak Camat segera melakukan pendataan. Nantinya, Pemkot Serang bersama <strong data-start="2254" data-end="2284">Pemerintah Provinsi Banten</strong> akan mengembalikan aliran sungai ke kondisi semula dengan lebar sekitar 15 meter,” jelasnya.</p>



<p>Ia menambahkan bahwa penertiban ini akan dilakukan secara terukur dan sesuai prosedur, namun tetap mengedepankan ketegasan.</p>



<div style="clear:both; margin-top:0em; margin-bottom:1em;"><a href="https://radiusbanten.com/wali-kota-serang-budi-rustandi-geram-ke-bpjt-tak-respons-ajakan-kolaborasi-atasi-banjir-di-bumi-agung-permai/" target="_blank" rel="dofollow" class="u410dd00e394ca1277531523394c13f05"><style> .u410dd00e394ca1277531523394c13f05 { padding:0px; margin: 0; padding-top:1em!important; padding-bottom:1em!important; width:100%; display: block; font-weight:bold; background-color:#eaeaea; border:0!important; border-left:4px solid #34495E!important; text-decoration:none; } .u410dd00e394ca1277531523394c13f05:active, .u410dd00e394ca1277531523394c13f05:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; text-decoration:none; } .u410dd00e394ca1277531523394c13f05 { transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; } .u410dd00e394ca1277531523394c13f05 .ctaText { font-weight:bold; color:#464646; text-decoration:none; font-size: 16px; } .u410dd00e394ca1277531523394c13f05 .postTitle { color:#000000; text-decoration: underline!important; font-size: 16px; } .u410dd00e394ca1277531523394c13f05:hover .postTitle { text-decoration: underline!important; } </style><div style="padding-left:1em; padding-right:1em;"><span class="ctaText">Baca Juga:</span>&nbsp; <span class="postTitle">Wali Kota Serang Budi Rustandi Geram ke BPJT, Tak Respons Ajakan Kolaborasi Atasi Banjir di Bumi Agung Permai</span></div></a></div>



<h3 class="wp-block-heading">Penertiban Dilakukan Tanpa Pandang Bulu</h3>



<p>Walikota Serang menegaskan bahwa penegakan aturan akan dilakukan <strong data-start="2614" data-end="2636">tanpa pandang bulu</strong>, siapa pun pihak yang terbukti melanggar tata ruang akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.</p>



<p>“Ada oknum yang harus ditegaskan. Kita tidak pandang siapa orangnya. Selama melanggar aturan pemerintah, akan kita tindak,” kata Budi.</p>



<p>Meski demikian, Pemkot Serang tetap mempertimbangkan dampak sosial yang ditimbulkan dari kebijakan tersebut, terutama bagi masyarakat yang tidak terlibat langsung dalam pelanggaran.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pembongkaran Dijadwalkan Pekan Depan</h3>



<p>Budi Rustandi menyampaikan bahwa <strong data-start="3129" data-end="3171">pelaksanaan pembongkaran bangunan liar</strong> direncanakan akan dilakukan pada <strong data-start="3205" data-end="3220">pekan depan</strong>. Waktu tersebut dipilih agar pemerintah memiliki kesempatan untuk melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan warga terdampak.</p>



<p>“Kita akan lakukan secepatnya, tapi tetap memperhatikan kondisi masyarakat yang tidak bersalah,” ujarnya.</p>



<p>Selain pembongkaran, Pemkot Serang juga akan melanjutkan pekerjaan <strong data-start="3523" data-end="3560">saluran air yang bermuara ke laut</strong>, agar aliran air dari hulu ke hilir dapat kembali berjalan lancar.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kawasan Banten Lama Dikelilingi Kanal</h3>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Budi Rustandi juga menyoroti kondisi geografis <strong data-start="3746" data-end="3769">Kawasan Banten Lama</strong> yang dikelilingi oleh kanal. Menurutnya, sistem kanal seharusnya menjadi solusi pengendalian banjir, namun justru menjadi masalah ketika mengalami penyempitan.</p>



<p>“Kalau melihat peta, kawasan Banten Lama dikelilingi kanal. Tapi kalau kanalnya diperkecil dan berubah fungsi, banjir tidak bisa dihindari,” ujarnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Curah Hujan Tinggi Rendam Sejumlah Wilayah</h3>



<p>Diketahui, <strong data-start="4141" data-end="4163">curah hujan tinggi</strong> yang terjadi sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah wilayah di <strong data-start="4240" data-end="4255">Kota Serang</strong> terendam banjir. Dampak terparah terjadi di Kecamatan Kasemen, khususnya di kawasan Banten Lama dan sekitarnya.</p>



<p>Pemerintah Kota Serang memastikan akan terus melakukan langkah-langkah penanganan banjir secara menyeluruh, baik melalui penertiban bangunan liar, normalisasi sungai, maupun perbaikan sistem drainase, guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radiusbanten.com/budi-rustandi-bakal-bongkar-bangunan-penyebab-banjir-kasemen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
