<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>fitur kamera xiaomi 17 ultra &#8211; Radius Banten</title>
	<atom:link href="https://radiusbanten.com/tag/fitur-kamera-xiaomi-17-ultra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radiusbanten.com</link>
	<description>Satu Klik untuk Informasi Banten</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jan 2026 06:33:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radiusbanten.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-logo_radiusbanten-512x512-1-32x32.png</url>
	<title>fitur kamera xiaomi 17 ultra &#8211; Radius Banten</title>
	<link>https://radiusbanten.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Xiaomi 17 Ultra Leica Dituduh Tipu Pengguna Soal Cincin Zoom? Ini Klarifikasi dan Fakta Teknisnya</title>
		<link>https://radiusbanten.com/xiaomi-17-ultra-leica-dituduh-tipu-pengguna-soal-cincin-zoom-ini-klarifikasi-dan-fakta-teknisnya/</link>
					<comments>https://radiusbanten.com/xiaomi-17-ultra-leica-dituduh-tipu-pengguna-soal-cincin-zoom-ini-klarifikasi-dan-fakta-teknisnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RadiusBanten]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 03:42:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[cincin zoom mekanis]]></category>
		<category><![CDATA[fitur kamera xiaomi 17 ultra]]></category>
		<category><![CDATA[harga xiaomi 17 ultra]]></category>
		<category><![CDATA[review xiaomi 17 ultra]]></category>
		<category><![CDATA[xiaomi 17 ultra leica]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radiusbanten.com/?p=267</guid>

					<description><![CDATA[Kontroversi Cincin Zoom Xiaomi 17 Ultra Leica: Tipuan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Kontroversi Cincin Zoom Xiaomi 17 Ultra Leica: Tipuan atau Teknologi Hybrid?</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Xiaomi 17 Ultra, hasil kolaborasi premium dengan Leica, tiba-tiba menjadi sorotan kontroversial. Banyak pengguna merasa &#8220;tertipu&#8221; terkait fitur cincin zoom mekanis yang diusungnya. Tuduhan ini memicu perdebatan hangat di komunitas teknologi, terutama di China.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Awal Kontroversi: Video Pembongkaran yang Viral</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Gelombang kritik muncul setelah sebuah video pembongkaran (teardown) Xiaomi 17 Ultra Leica edition beredar di internet. Video itu menunjukkan struktur internal dari cincin putar fisik pada modul kamera — fitur yang dijanjikan memberikan pengalaman zoom layaknya kamera profesional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang menjadi masalah, dari gambar yang tersebar, terlihat bahwa cincin tersebut <strong>tidak terhubung langsung secara mekanis ke lensa</strong>. Alih-alih, cincin itu seolah hanya berfungsi sebagai pengontrol perangkat lunak (software control). Hal ini memicu anggapan bahwa Xiaomi menipu konsumen dengan fitur &#8220;zoom mekanis&#8221; yang tidak sepenuhnya mekanis.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Klarifikasi: Ternyata Teknologi Hybrid yang Canggih</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Merespons hal tersebut, baik Xiaomi maupun pihak pembuat video pembongkaran memberikan klarifikasi. Faktanya, mekanisme cincin zoom pada Xiaomi 17 Ultra jauh lebih kompleks — dan justru lebih canggih — dari yang diduga banyak orang.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="700" height="400" src="https://radiusbanten.com/wp-content/uploads/2026/01/Varian-Warna-Xiaomi-17-Ultra-700x400.webp" alt="" class="wp-image-269"/><figcaption class="wp-element-caption">Varian Warna Xiaomi 17 Ultra dengan Kamera Leica, Sumber gambar: Xiaomi global</figcaption></figure>



<div class="wp-block-data443-irp-shortcode irp-shortcode"></div>



<p class="wp-block-paragraph">Sistem ini bekerja dalam <strong>tiga tahap terintegrasi:</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">1. <strong>Input Mekanis:</strong> Cincin luar diputar oleh pengguna, menggerakkan roda gigi fisik di dalam bodi kamera.</p>



<p class="wp-block-paragraph">2. <strong>Sensor Optik:</strong> Sensor perpindahan optik yang terletak di dekat modul telefoto mendeteksi pergerakan dan sudut putaran roda gigi secara presisi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">3. <strong>Kontrol Elektronik:</strong> Data dari sensor dikonversi menjadi sinyal listrik yang menggerakkan motor di dalam lensa untuk melakukan zoom. Dengan kata lain, ini adalah sistem <strong>kontrol elektronik berbasis input mekanis</strong> — teknologi yang sebenarnya juga digunakan pada banyak lensa kamera.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radiusbanten.com/xiaomi-17-ultra-leica-dituduh-tipu-pengguna-soal-cincin-zoom-ini-klarifikasi-dan-fakta-teknisnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
