<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Berita &#8211; Radius Banten</title>
	<atom:link href="https://radiusbanten.com/category/berita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radiusbanten.com</link>
	<description>Satu Klik untuk Informasi Banten</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Jul 2026 13:24:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radiusbanten.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-logo_radiusbanten-512x512-1-32x32.png</url>
	<title>Berita &#8211; Radius Banten</title>
	<link>https://radiusbanten.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Disnakertrans Kota Serang Gelar Pelatihan Public Speaking</title>
		<link>https://radiusbanten.com/disnakertrans-kota-serang-gelar-pelatihan-public-speaking/</link>
					<comments>https://radiusbanten.com/disnakertrans-kota-serang-gelar-pelatihan-public-speaking/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[penulis radiusbanten]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:24:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radiusbanten.com/?p=4715</guid>

					<description><![CDATA[Serang,radiusbanten.com &#8211; Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Serang,<a target="_blank" rel="noreferrer noopener" href="radiusbanten.com">radiusbanten.com</a> &#8211; Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang menggelar pelatihan public speaking kepada16 pencari kerja di Kota Serang, yang bertempat di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Alala, di Panancangan, Kecamatan, Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu, 8 Juli 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelatihan kerja selama empat hari kedepan dibawah naungan Kemnaker RI dilakukan pihak Disnakertrans Kota Serang untuk menjawab kebutuhan dunia industri yang kini tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan berkomunikasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Kota Serang, Nafis Hani, saat meninjau pelatihan public speaking menjelaskan, bahwa public speaking memiliki peluang serapan kerja yang cukup luas di era modern, mulai dari industri kreatif hingga korporat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Public speaking menjadi salah satu skill yang sangat dibutuhkan di dunia usaha. Mereka bisa disalurkan ke industri wedding organizer (WO), hingga menjadi ftontliner di kampus-kampus atau perusahaan,&#8221; ucap Nafis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nafis menambahkan, program pelatihan kerja tersebut merupakan bagian dari komitmen Wali Kota &#8211; Wakil Wali Kota Serang Budi Rustandi &#8211; Nur Agis Aulia untuk menekan angka pengangguran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya evaluasi pasca-pelatihan akan terus dilakukan dengan membangun kolaborasi bersama dunia usaha di Kota Serang agar para alumni pelatihan dapat langsung terserap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Visi-misi Pak Wali Kota&nbsp;&nbsp;Budi Rustandi adalah ingin warga Kota Serang sebanyak-banyaknya terserap di dunia usaha, khususnya yang ada di Kota Serang. Untuk batch pertama ini, ada 16 peserta dan harapannya semua bisa terserap,&#8221; tegas Nafis Hani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Instruktur Public Speaking LPK Alala,&nbsp;&nbsp;Deni Legawa mengapresiasi fasilitasi yang diberikan oleh Disnakertrans Kota Serang. Hari pertama pelatihan, para peserta diberikan asesmen untuk memetakan kemampuan awal para peserta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dari hasil asesmen, memang kemampuannya beragam. Ada yang benar-benar berangkat dari nol, ada yang sudah mulai berani tapi belum lancar, dan ada yang sudah lancar namun belum menyesuaikan dengan standar kebutuhan industri,&#8221; ungkap&nbsp;&nbsp;Deni Legawa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Deni mengaku pihak LPK telah menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga dan perusahaan. Setelah pelatihan ini selesai, para peserta tidak akan dibiarkan menganggur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami sudah MoU dengan beberapa lembaga. Harapannya, minimal mereka bisa segera magang atau on-jib training di wedding organizeratau menjadi ftontliner&nbsp;&nbsp;di kampus-kampus yang membutuhkan. Akan segera kami tempatkan,&#8221; tegas Deni.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manfaat pelatihan dirasakan peserta, seorang mahasiswa Ariani Galuh Pangastuti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya ikut karena ingin terjun langsung ke dunia kerja dan berinteraksi dengan orang banyak. Saya butuh pelatihan ini supaya kalimat saya lebih tertata. Biasanya kalau ngomong suka belibet,&#8221; katanya jujur.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radiusbanten.com/disnakertrans-kota-serang-gelar-pelatihan-public-speaking/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muara Cibanten Karangantu Dinormalisasi</title>
		<link>https://radiusbanten.com/muara-cibanten-karangantu-dinormalisasi/</link>
					<comments>https://radiusbanten.com/muara-cibanten-karangantu-dinormalisasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RadiusBanten]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 10:35:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radiusbanten.com/?p=927</guid>

					<description><![CDATA[Serang,radiusbanten.com &#8211;&#160;&#160;Masalah pendangkalan muara sungai yang menyulitkan aktivitas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Serang,<a target="_blank" rel="noreferrer noopener" href="radiusbanten.com">radiusbanten.com</a> &#8211;&nbsp;&nbsp;Masalah pendangkalan muara sungai yang menyulitkan aktivitas nelayan di Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, akhirnya mulai menemukan titik terang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah hampir 30 tahun tanpa pengerukan total, proyek normalisasi skala besar di muara terusan Cibanten tersebut resmi berjalan pada tahun 2026 ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Serang Budi Rustandi bersama Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung jalannya proyek normalisasi tersebut, pada Rabu, 24 Juni 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam menjawab keluhan masyarakat pesisir yang sudah berlangsung puluhan tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini menjadi problem permasalahan puluhan tahun. Alhamdulillah, setelah kurang lebih 30 tahun tidak pernah dinormalisasi secara menyeluruh kalau tahun-tahun lalu itu hanya pemeliharaan biasa, sekarang ini benar-benar normalisasi total,&#8221; ujar&nbsp;&nbsp;Budi Rustandi saat mendampingi Andra Soni.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Normalisasi muara sungai di Karang Antu ini tidak lepas dari koordinasi intensif yang dilakukan di akhir tahun 2025 lalu. .</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertemuan antara Gubernur Banten, Pemerintah Kota Serang, perwakilan nelayan, serta Kepala Balai Wilayah Sungai (Kabalai) mendorong pemerintah pusat untuk memberikan respons positif dan mengucurkan anggaran di tahun 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Budi Rustandi, kunci keberhasilan pembangunan ini adalah keberanian daerah untuk mengekspos permasalahan lokal ke tingkat nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini komitmen kita bersama. Kita tunjukkan bahwa pemerintah tidak diam, melainkan bersinergi. Setiap pekerjaan dan masalah daerah tentu perlu diekspos ke pusat. Tanpa adanya koordinasi dan ekspos yang jelas, pusat tidak akan tahu permasalahan riil di daerah,&#8221; tegas Budi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pantauan dokasi menunjukkan antusiasme warga sekitar. Para nelayan menyambut gembira pengerukan ini karena pekat dan tebalnya lumpur selama ini menjadi penghambat utama perahu mereka saat hendak melaut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fokus utama pengerjaan tahun 2026 ini adalah mengeruk total endapan lumpur di muara sungai agar lalu lintas perahu nelayan kembali lancar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Kota Serang dan Pemprov Banten sudah mulai menyusun perencanaan lanjutan untuk tahun anggaran 2027 melalui koordinasi dengan pihak Balai Besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kawasan muara Karangantu rencananya akan ditata lebih rapi dan estetik, mirip dengan kawasan penataan yang telah sukses dilakukan di Sukadana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tadi Pak Kabalai sudah menyampaikan kepada saya, pihak Balai akan mengusulkan kembali ke pusat dan meminta dukungan Pak Gubernur. Untuk tahun depan, rencananya akan ada penataan di sisi-sisi sungai, termasuk pembuatan taman agar kawasannya menjadi lebih indah,&#8221; tegas Budi Rustandi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radiusbanten.com/muara-cibanten-karangantu-dinormalisasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siswi MAN 1 Kota Serang Lolos Paskibraka Nasional 2026</title>
		<link>https://radiusbanten.com/siswi-man-1-kota-serang-lolos-paskibraka-nasional-2026/</link>
					<comments>https://radiusbanten.com/siswi-man-1-kota-serang-lolos-paskibraka-nasional-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RadiusBanten]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 11:44:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[paskibraka nasional]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 1 Kota Serang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radiusbanten.com/?p=905</guid>

					<description><![CDATA[Serang,radiusbanten.com&#8211; Adzra Khairy Fadian, siswi MAN 1 Kota...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Serang,<a target="_blank" rel="noreferrer noopener" href="radiusbanten.com">radiusbanten.com</a>&#8211; Adzra Khairy Fadian, siswi MAN 1 Kota Serang, resmi terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional tahun 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adzra sukses mengamankan tiket ke Istana Negara setelah meraih peringkat pertama dalam seleksi ketat di tingkat Provinsi Banten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Serang, Nofriady Eka Putra, mengatakab sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan Adzra adalah bukti nyata kualitas generasi muda Kota Serang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa generasi muda Kota Serang memiliki kualitas, disiplin, dan semangat kebangsaan yang mampu bersaing di tingkat nasional,&#8221; ujar Nofri, Selasa, 23 Juni 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nofri menambahkan, capaian gemilang ini tidak lepas dari dedikasi dan disiplin tinggi dari Adzra. doa restu orang tua dan kerja keras tim pelatih, dukungan penuh dari Wali Kota Serang, Budi Rustandi serta efektivitas program pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan oleh Kesbangpol.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya perjalanan Adzra menuju Istana Negara dilalui lewat proses seleksi yang terbuka, objektif, dan berjenjang. Ia berhasil melewati berbagai tahapan tes fisik dan pikiran, mulai dari seleksi administrasi dan tes kesehatan, tes fisik dan kesamaptaan, ujian wawasan kebangsaan, dan penilaian kepribadian dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Nofri setelah lolos di tingkat provinsi, Adzra langsung mendapatkan pembinaan intensif guna memantapkan kemampuan teknis, mental, dan integritasnya sebelum bersaing dengan perwakilan dari provinsi lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami berpesan kepada ananda Adzra agar senantiasa menjaga kesehatan, disiplin, integritas, serta nama baik Kota Serang dan Provinsi Banten. Tunjukkan sikap rendah hati,&#8221; pungkas Nofri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nofri berharap prestasi Adzra ini dapat menjadi inspirasi dan pemantik semangat bagi pelajar lain di Kota Serang untuk terus mengukir prestasi di level tertinggi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radiusbanten.com/siswi-man-1-kota-serang-lolos-paskibraka-nasional-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kurangi Resiko Bencana BPBD Kota Serang Bentuk FPRB</title>
		<link>https://radiusbanten.com/kurangi-resiko-bencana-bpbd-kota-serang-bentuk-fprb/</link>
					<comments>https://radiusbanten.com/kurangi-resiko-bencana-bpbd-kota-serang-bentuk-fprb/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RadiusBanten]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 11:59:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radiusbanten.com/?p=896</guid>

					<description><![CDATA[Serang, radiusbanten.com&#8211;&#160;Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Serang, <a target="_blank" rel="noreferrer noopener" href="radiusbanten.com">radiusbanten.com</a>&#8211;&nbsp;Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang memalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan bentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) tingkat Kota Serang, Jumat, 19 Juni 2026 di Taman Kali Sukadana Berbudi, di Kecamatan Kasemen, Kota Serang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembentukan FPRB sebagai kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di Kota Serang, seperti banjir,&nbsp;&nbsp;kekeringan hingga angin kencang akibat fenomena cuaca.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembentukan FPRB yang digelar lintas sektor tersebut dilanjutkan dengan bersih-bersih Sungai Sukadana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Serang Diat Hermawan menjelaskan, pembentukan forum Pengurangan Risiko Bencana ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Kebencanaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BPBD Kota Serang menggandeng seluruh stakeholder yang kini dikenal dengan konsep Pentahelix.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Unsur penanggulangan bencana sekarang ada lima (Penthelix), yaitu pemerintah, dunia usaha atau swasta, masyarakat, akademisi, dan unsur media. Penanggulangan bencana bukan hanya tugas pemerintah, tapi kolaborasi bersama,&#8221; ujar Diat Hermawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">FPRB Kota Serang sebagai wadah independen yang berfungsi sebagai sarana komunikasi, koordinasi, serta pemberi masukan dan rekomendasi kepada pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan pemetaan BPBD Kota Serang dari riwayat bencana tahun 2024, terdapat sekitar 37 titik yang rawan mengalami krisis air bersih, dengan wilayah terdampak paling banyak berada di Kecamatan Kasemen dan sebagian di Kecamatan Taktakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait kesiapan logistik, Diat mengaku terus berkoordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) yang saat ini tengah gencar memperluas jaringan perpipaan ke area rawan seperti Margaluyu hingga Sinaba, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita berharap perluasan jaringan pipa dari PDAB bisa mereduksi atau mengurangi jumlah titik kekeringan tahun ini. Namun, untuk langkah darurat, BPBD tetap menyiagakan armada tangki air bersih berkapasitas 5.000 liter untuk menyuplai titik krisis, bekerja sama dengan PT SBS dan armada bantuan dari Pemerintah Provinsi Banten,&#8221; jelas Diat Hermawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Serang, Muhlisin, mengatakan&nbsp;&nbsp;forum penguranhan resiko bencana yang dibentuk untuk mengedukasi warga agar memiliki ketahanan mandiri saat menghadapi situasi darurat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Forum ini nantinya akan dibagi kedalam beberapa bidang khusus, seperti bidang advokasi serta bidang informasi dan edukasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami tidak bisa mencegah terjadinya bencana, tapi bisa mengurangi risiko akibat bencana tersebut. Harapannya, minimal masyarakat tahu apa yang harus dilakukan kalau terjadi bencana. Mereka harus bisa menolong dirinya sendiri, kemudian menolong keluarganya, baru masyarakat luas,&#8221; kata Muhlisin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Muhlisin menambahkan FPRB akan menjadi jembatan antara aspirasi warga dan kebijakan pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Forum ini akan menjembatani apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan masyarakat di lapangan untuk disampaikan secara terstruktur kepada pemerintah,&#8221; tegas Muhlisin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan terbentuknya FPRB Kota Serang, seluruh relawan, NGO, dan elemen masyarakat yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri, kini dapat lebih terorganisir dan sinergis di bawah satu komando demi meminimalisir dampak bencana di Kota Serang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radiusbanten.com/kurangi-resiko-bencana-bpbd-kota-serang-bentuk-fprb/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tangis Haru Warnai Santunan Yatim di Bunyu Curug Peringati Tahun Baru Islam</title>
		<link>https://radiusbanten.com/tangis-haru-warnai-santunan-yatim-di-bunyu-curug-peringati-tahun-baru-islam/</link>
					<comments>https://radiusbanten.com/tangis-haru-warnai-santunan-yatim-di-bunyu-curug-peringati-tahun-baru-islam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RadiusBanten]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 09:06:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radiusbanten.com/?p=886</guid>

					<description><![CDATA[Serang,radiusbanten.com-Suasana penuh haru dan khidmat menyelimuti Kampung Bunyu,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Serang,<a target="_blank" rel="noreferrer noopener" href="radiusbanten.com">radiusbanten.com</a>-Suasana penuh haru dan khidmat menyelimuti Kampung Bunyu, Kelurahan Cipete, Kecamatan Curug, Kota Serang. Ratusan warga berkumpul bukan hanya untuk menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram, melainkan juga untuk menyaksikan momen berbagi kebahagiaan yang menyentuh hati dalam acara santunan anak yatim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara yang diinisiasi oleh Pemuda Islam Cerdas (PIC) Kampung Bunyu ini telah menjadi tradisi yang konsisten berjalan selama 8 tahun terakhir. Momen sakral ini semakin menguras emosi dan air mata saat sesi saweran massal dimulai, di mana para ibu dan tokoh masyarakat secara spontan memberikan saweran sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi para pemuda yang terus bergerak dalam kebaikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tokoh masyarakat setempat, Suradi, yang juga Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Serang menjelaskan bahwa tradisi tahunan ini kini terasa seperti sebuah kewajiban moral yang harus ditunaikan demi meringankan beban sesama umat Muslim. Terkait aksi saweran ibu-ibu yang sempat membuat suasana riuh berbaur haru, Suradi menekankan bahwa hal tersebut adalah simbol dukungan nyata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Itu adalah salah satu kepedulian bahwa pelaksanaannya semuanya adalah dari masyarakat untuk masyarakat. Sawer itu bukan berarti kita memamerkan masalah uang, tetapi itu adalah bukti bahwa masyarakat berterima kasih atas terselenggaranya acara ini, terutama kepada tokoh pemuda dan tokoh masyarakat,&#8221; ujar Suradi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahun ini, cakupan penerima santunan mengalami perluasan yang signifikan. PIC Kampung Bunyu tidak lagi membatasi diri di lingkungan rukun tetangga setempat, melainkan meluas hingga ke kelurahan lain, bahkan menyisir anak-anak yatim di luar wilayah Kecamatan Curug. Tercatat tidak kurang dari 45 anak yatim merasakan langsung berkah dari kolaborasi sosial ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kunci utama eksistensi gerakan ini terletak pada keharmonisan lintas generasi. Penasihat PIC sekaligus tokoh agama setempat, Ustaz Sulaiman (yang akrab disapa Ustaz Sule), mengungkapkan rasa syukurnya atas progresivitas kegiatan kepemudaan di wilayahnya yang bukannya menyusut, melainkan terus meningkat dari tahun ke tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Alhamdulillah, sampai sekarang kegiatan anak-anak muda bukannya menurun, bahkan semakin meningkat. Selain memperingati 1 Muharram dan hari jadi pemuda, mereka juga aktif di kegiatan keagamaan lain seperti Isra Mi&#8217;raj dan perayaan Maulid Nabi,&#8221; tutur Ustaz Sule.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beliau juga menambahkan bahwa kekompakan ini terjalin erat karena adanya dukungan penuh dari kalangan orang tua yang selalu berjibaku mendampingi para pemuda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Senada dengan hal tersebut, Ketua PIC Kampung Bunyu, Yuli, menegaskan bahwa kehadiran organisasi pemuda ini berhasil membentengi para remaja di Kampung Bunyu dari pengaruh-pengaruh negatif.&#8221;Alhamdulillah selama ini di PIC tidak pernah ada sesuatu yang negatif karena kami selalu diarahkan oleh Bapak Ustaz selaku penasihat. Mana yang baik dan mana yang tidak,&#8221; kata Yuli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Memasuki usia sewindu (8 tahun), Pemuda Islam Cerdas (PIC) mengusung target yang lebih mulia untuk masa depan. Yuli berharap ke depannya jangkauan santunan sosial ini bisa semakin melebar hingga ke wilayah lain di Serang, seperti Kecamatan Walantaka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selama ini kita selalu berusaha supaya lebih meluas lagi, bukan untuk di kelurahan kita saja. Pengennya lebih keluar lagi lah, ke Walantaka atau wilayah sekitar. Bukan mendoakan anak yatim bertambah banyak, tapi kami ingin bisa merangkul dan menyantuni lebih banyak lagi anak yatim yang membutuhkan,&#8221; pungkas Yuli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara pun ditutup dengan doa bersama. Warga berharap kegiatan yang sarat akan nilai ukhuwah Islamiah ini dapat membawa keberkahan, mempererat tali silaturahmi, serta menambah ketakwaan masyarakat Kampung Bunyu dalam menjalani tahun baru Islam.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radiusbanten.com/tangis-haru-warnai-santunan-yatim-di-bunyu-curug-peringati-tahun-baru-islam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampah Kembali Penuhi Sungai Cibanten</title>
		<link>https://radiusbanten.com/sampah-kembali-penuhi-sungai-cibanten/</link>
					<comments>https://radiusbanten.com/sampah-kembali-penuhi-sungai-cibanten/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RadiusBanten]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 13:59:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radiusbanten.com/?p=881</guid>

					<description><![CDATA[Serang,radiusbanten.com &#8211; Aliran Sungai Cibanten di wilayah Kasemen,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Serang,<a target="_blank" rel="noreferrer noopener" href="radiusbanten.com">radiusbanten.com</a> &#8211; Aliran Sungai Cibanten di wilayah Kasemen, Kota Serang, Banten, kembali dipenuhi tumpukan sampah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi yang terus berulang ini memicu keprihatinan mendalam dari warga dan pegiat lingkungan, mengingat aksi pembersihan sungai sudah berkali-kali dilakukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan pantauan di lokasi, mayoritas sampah yang mencemari sungai merupakan limbah rumah tangga. Tumpukan sampah tersebut tidak hanya menyumbat aliran air, tetapi juga menimbulkan bau menyengat yang mengganggu kenyamanan warga sekitar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi air sungai kini tampak keruh berwarna kecokelatan dan dipenuhi lalat. Di tengah kepungan limbah tersebut, hanya terlihat sejumlah ikan sapu-sapu yang masih bertahan hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, Komunitas Peduli Sungai Cibanten bersama pemerintah daerah sempat menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Unyur. Namun, hasil penelusuran terbaru justru menunjukkan kondisi pencemaran yang jauh lebih parah di wilayah Kasemen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Komunitas Peduli Sungai Cibanten, Lulu Jamaludin, mengungkapkan bahwa tumpukan sampah di belakang Perumahan Harmoni 2 bahkan telah membentang hingga sekitar 100 meter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Lulu, komunitasnya rutin melakukan aksi pembersihan. Namun, begitu kegiatan tersebut terhenti selama beberapa bulan, sampah langsung kembali menumpuk dalam jumlah besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lulu menegaskan bahwa aksi bersih-bersih saja tidak akan pernah cukup untuk menyelesaikan akar masalah. Perlu ada intervensi yang lebih tegas dari pihak regulator.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bersih-bersih sungai saja tidak cukup. Kami berharap ada langkah tegas dari pemerintah untuk mencegah masyarakat membuang sampah ke sungai. Perlu ada sosialisasi dan sanksi agar masalah ini tidak terus berulang,” ujar Lulu, Senin, 15 Juni 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Komunitas Peduli Sungai Cibanten meminta&nbsp;&nbsp;Pemerintah daerah untuk meningkatkan Pengawasan<strong>, </strong>Melakukan kontrol berkala di titik-titik rawan pembuangan sampah. Mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya manajemen pengelolaan sampah rumah tangga. Kemudian Memberikan efek jera bagi oknum yang tertangkap tangan membuang sampah sembarangan ke aliran sungai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tanpa adanya pengawasan dan penegakan aturan yang konsisten, pencemaran Sungai Cibanten dikhawatirkan akan terus berulang dan menjadi ancaman serius bagi kelestarian lingkungan serta kesehatan masyarakat sekitar.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radiusbanten.com/sampah-kembali-penuhi-sungai-cibanten/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Sekolah Swasta Kota Serang Bakal Diguyur BOSDA</title>
		<link>https://radiusbanten.com/puluhan-sekolah-swasta-kota-serang-bakal-diguyur-bosda/</link>
					<comments>https://radiusbanten.com/puluhan-sekolah-swasta-kota-serang-bakal-diguyur-bosda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RadiusBanten]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 10:55:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bosda]]></category>
		<category><![CDATA[dindikbud kota serang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot serang]]></category>
		<category><![CDATA[smp swasta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radiusbanten.com/?p=869</guid>

					<description><![CDATA[Serang,radiusbanten.com &#8211;&#160;&#160;Sebanyak 24 sekolah menengah pertama (SMP) swasta...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Serang,<a target="_blank" rel="noreferrer noopener" href="radiusbanten.com">radiusbanten.com</a> &#8211;&nbsp;&nbsp;Sebanyak 24 sekolah menengah pertama (SMP) swasta di Kota Serang menggratiskan sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎24 sekolah tersebut juga akan mendapatkan bantuan operasional sekolah daerah (bosda) dari pemerintah Kota (Pemkot) Serang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎Nuri mengatakan, awalnya Pemkot Serang memberikan bosda sebesar Rp50 juta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎Namun, ada perubahan skema agar memberikan keadilan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎&#8221;Kita juga akan memberikan Bosda oleh Pak wali kota untuk sekolah swasta, sekitar 24 sekolah yang memang menggratiskan sekolah,&#8221; kata Nuri, Jumat (12/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎&#8221;Penentuan pemberian bosda itu berdasarkan jumlah murid. Jadi tadinya mau per sekolah Rp50 juta. Tapi ini dihitung dari jumlah yang ada, biar berlaku adil,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎Ia menjelaskan, 24 sekolah swasta tersebut sebelumnya juga menggratiskan biaya sekolah karena mendapat bantuan operasional dari pemerintah pusat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎Dan Pemkot Serang juga kini ikut memberikan bantuan operasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎&#8221;Iya dia sudah gratis, dia tidak lagi menarik biaya atau berbayar dari masyarakat. Tapi tambahan ini untuk bisa melaksanakan layanan pendidikan di lembaganya dengan baik dengan menuju visi Wali Kota Serang,&#8221; jelas Nuri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎Dengan demikian, sekolah tidak boleh menarik biaya SPP kepada murid maupun wali murid.</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎&#8221;Enggak boleh, dia membuat fakta integritas juga bahwa ketika dia masuk dalam sistem online (SPMB) tidak menarik untuk uang SPP atau uang bulanan kepada murid atau kepada masyarakat,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radiusbanten.com/puluhan-sekolah-swasta-kota-serang-bakal-diguyur-bosda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belasan Ton Sampah Penyumbat Sungai Cibanten Dievakuasi ke TPA Cilowong Serang</title>
		<link>https://radiusbanten.com/belasan-ton-sampah-penyumbat-sungai-cibanten-dievakuasi-ke-tpa-cilowong-serang/</link>
					<comments>https://radiusbanten.com/belasan-ton-sampah-penyumbat-sungai-cibanten-dievakuasi-ke-tpa-cilowong-serang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RadiusBanten]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 10:55:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radiusbanten.com/?p=852</guid>

					<description><![CDATA[Serang,radiusbanten.com &#8211; Gotong royong antara pemerintah, relawan, dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Serang,<a target="_blank" rel="noreferrer noopener" href="radiusbanten.com">radiusbanten.com</a> &#8211; Gotong royong antara pemerintah, relawan, dan Pramuka membuahkan hasil. Sebanyak 15 ton sampah rumah tangga yang selama berhari-hari menutupi aliran Sungai Cibanten akhirnya berhasil dievakuasi dan diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cilowong, Kota Serang, Sabtu, 6 Juni 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan pembersihan sungai dilakukan selama dua hari tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWS C3), Komunitas Peduli Sungai Banten, serta tim Pramuka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tumpukan sampah tersebut sebelumnya sempat menutupi sebagian besar aliran Sungai Cibanten di wilayah Kelurahan Unyur, Kota Serang. Berdasarkan hasil pemantauan relawan, sampah rumah tangga yang didominasi plastik dan styrofoam terbawa arus dari wilayah hulu kemudian tersangkut pada pohon tumbang yang melintang di sungai. Kondisi tersebut menyebabkan sampah terus menumpuk selama lebih dari sepekan hingga membentuk hamparan yang menghambat aliran air.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberadaan tumpukan sampah itu sempat menimbulkan kekhawatiran warga dan pegiat lingkungan karena berpotensi menyebabkan banjir saat debit air meningkat. Selain mengganggu fungsi sungai sebagai saluran air, penumpukan sampah juga dikhawatirkan memperparah pencemaran lingkungan dan merusak ekosistem Sungai Cibanten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten, Lulu Jamaludin, mengatakan proses pengangkutan sampah dilakukan secara bertahap mengingat sebagian besar tumpukan sampah berada di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan berat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada hari pertama Jumat (5/6), petugas dan relawan fokus mengurai tumpukan sampah yang berada di dua titik di tengah aliran sungai. Sampah tersebut tidak dapat langsung diangkut karena lokasi berada jauh dari akses kendaraan pengangkut. Hanya sebagian sampah yang dijangkau di angkut dari sungai ke daratan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Karena berada di titik yang tidak bisa dilalui kendaraan berat, sampah harus diurai dan dipindahkan terlebih dahulu ke lokasi yang memungkinkan untuk dilakukan pengangkutan ke daratan,” ujar Lulu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya kolaborasi dilanjutkan pada hari kedua Sabtu (6/6), Pemprov Banten, BBWS C3, relawan dan pramuka melakukan penguraian sampah untuk dipindahkan ke sejumlah titik daratan yang dapat diakses kendaraan. Titik pengangkutan berada di empat titik kawasan yaitu di lokasi Pipa Gas Unyur, Jembatan Kidemang, Kampung Kelanggaran, dan Kampung Angsana Kota Serang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Lulu, sampah yang berhasil diangkat didominasi sampah rumah tangga yang bercampur dengan ranting pohon dan potongan bambu yang terbawa arus sungai. Total sampah yang dievakuasi mencapai sekitar 15 ton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sampah diangkut menggunakan dump truck sebanyak lima rit. Setiap kendaraan membawa kurang lebih tiga ton sampah menuju TPA Cilowong Serang,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski sekitar 15 ton sampah telah berhasil diangkut, pekerjaan belum sepenuhnya selesai. Masih terdapat satu titik penumpukan sampah di aliran Sungai Cibanten, tepatnya di Kampung Pamindangan, Kelurahan Unyur, yang menjadi tantangan bagi tim pembersih karena berada di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan pengangkut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Personel kami kesulitan mengevakuasi sampah di Kampung Pamindangan. Selain akses yang terbatas, volume sampah yang menumpuk juga sangat besar. Sampah menutupi aliran sungai sepanjang sekitar 50 meter dengan lebar tujuh meter dan ketebalan mencapai 70 sentimeter,” kata Lulu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, tim relawan bersama petugas akan kembali melakukan penguraian tumpukan sampah secara manual sebelum dipindahkan ke titik daratan yang dapat diakses kendaraan untuk kemudian diangkut ke TPA Cilowong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, mengatakan kegiatan bersih-bersih sungai tidak hanya bertujuan mengangkat sampah, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pemerintah Provinsi Banten melalui PUPR dan BPBD bersama para relawan serta adik-adik Pramuka melakukan bersih-bersih sungai. Sekaligus kami mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arlan menjelaskan, keberadaan tumpukan sampah di Sungai Cibanten diketahui dari hasil monitoring para relawan serta laporan masyarakat yang khawatir terhadap kondisi sungai tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, kebiasaan membuang sampah sembarangan masih menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan penumpukan sampah di sungai. Kondisi itu dapat mempersempit aliran air dan meningkatkan risiko banjir ketika curah hujan tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jangan sampai sampah dibuang ke sungai. Kita semua tahu dampaknya bukan hanya terhadap kesehatan lingkungan, tetapi juga dapat menyebabkan banjir yang merugikan masyarakat banyak, terutama saat intensitas hujan tinggi,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan titik-titik penumpukan sampah kepada pemerintah melalui ketua RT, kelurahan, kecamatan, pemerintah kota maupun pemerintah provinsi agar dapat segera ditindaklanjuti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami berharap masyarakat ikut menjaga sungai dan tidak lagi membuang sampah sembarangan. Jika ada kendala terkait sampah di lingkungan masing-masing, segera informasikan kepada pemerintah agar dapat ditangani bersama,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kegiatan ini, pemerintah, komunitas, dan relawan berharap kondisi Sungai Cibanten dapat kembali bersih dan berfungsi optimal sebagai saluran air, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radiusbanten.com/belasan-ton-sampah-penyumbat-sungai-cibanten-dievakuasi-ke-tpa-cilowong-serang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komunitas Peduli Sungai Ajak Pemkot Serang dan Pemprov Banten Bersihkan Sungai Cibanten</title>
		<link>https://radiusbanten.com/komunitas-peduli-sungai-ajak-pemkot-serang-dan-pemprov-banten-bersihkan-sungai-cibanten/</link>
					<comments>https://radiusbanten.com/komunitas-peduli-sungai-ajak-pemkot-serang-dan-pemprov-banten-bersihkan-sungai-cibanten/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RadiusBanten]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 13:43:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radiusbanten.com/?p=845</guid>

					<description><![CDATA[Serang,radiusbanten.com &#8211; ​ Kondisi aliran Sungai Cibanten yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Serang,<a target="_blank" rel="noreferrer noopener" href="radiusbanten.com">radiusbanten.com</a> &#8211; ​ Kondisi aliran Sungai Cibanten yang melintasi dikawasan Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, saat ini sangat memprihatinkan. Sudah lebih dari sepekan, aliran sungai tersebut tersumbat total oleh sampah yang didominasi limbah styrofoam dan material kayu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Menanggapi hal ini, Komunitas Peduli Sungai Banten turun ke lokasi untuk melaporkan kondisi terkini sekaligus menyerukan aksi nyata dari pemerintah daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Pantauan langsung dilapangan pada Rabu, 3 Juni 2026,&nbsp;&nbsp;tumpukan sampah tampak padat mengapung dan menutup permukaan sungai. Jenis sampah paling mendominasi wadah styrofoam jenis limbah abadi yang sangat sulit terurai secara alami.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Penyumbatan parah ini diduga kuat dipicu oleh adanya pohon tumbang disalah satu sisi sungai, yang kemudian menahan laju sampah domestik seperti bambu, ranting kayu, hingga plastik yang dibuang oleh warga. Akibat tersumbatnya aliran ini, debit air di sisi hilir sungai dilaporkan mulai mengecil dan mengering sejak pagi hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten&nbsp;&nbsp;lingkungan Lulu Jamaludin yang berada di lokasi menyatakan, pihaknya berencana untuk mulai melakukan aksi pembersihan pada pekan ini atau pekan depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, melihat volume sampah yang begitu besar, mereka sangat mengharapkan bantuan dan personel dari pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami mengharapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bisa segera turun ke lapangan untuk membantu membersihkan sampah ini secepatnya,&#8221; ujar Lulu Jamaludin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Selain mendesak pemerintah, Lulu meminta masyarakat tidak membuang sampah kealiran sungai. ​Karena akan terjadi dampak buruk ke masyarakat, akibat penumpukan sampah ini bisa terjadi banjir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​&#8221;Harapan kami kepada masyarakat, tolong jangan buang sampah disungai, di Kali Banten ini. Kalau misalmua meledak utenge, aja salahken kita (kalau nanti perutnya meledak/banjir meluap, jangan salahkan kami). Karena sungai ini bukan tempat pembuangan sampah,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Kondisi air yang tercemar berat ini juga berdampak pada ekosistem didalam sungai. Saat memantau lokasi, Komunitas Peduli Sungai Banten ini menyoroti maraknya pertumbuhan ikan sapu-sapu berukuran tidak wajar yang bertahan hidup diantara sela-sela tumpukan limbah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​&#8221;Ikan sapu-sapunya disini sudah besar-besar sekali, bahkan ada yang ukurannya sudah hampir sebesar ikan hiu,&#8221; kelakar Lulu Jamaludin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Masyarakat dan komunitas kini menunggu respons cepat dari dinas terkait, baik dari Pemkot Serang maupun Pemprov Banten, agar Kali Cibanten bisa segera dinormalisasi sebelum menimbulkan dampak lingkungan dan penyakit yang lebih luas.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radiusbanten.com/komunitas-peduli-sungai-ajak-pemkot-serang-dan-pemprov-banten-bersihkan-sungai-cibanten/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Leuleumpankan Komunitas Jalan Kaki Kota Serang</title>
		<link>https://radiusbanten.com/leuleumpankan-komunitas-jalan-kaki-kota-serang/</link>
					<comments>https://radiusbanten.com/leuleumpankan-komunitas-jalan-kaki-kota-serang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RadiusBanten]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2026 03:34:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[leuleumpankan]]></category>
		<category><![CDATA[leumpunk club]]></category>
		<category><![CDATA[serang leumpank club]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radiusbanten.com/?p=832</guid>

					<description><![CDATA[Serang,radiusbanten.com &#8211; Tren gaya hidup sehat kini semakin...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Serang,<a target="_blank" rel="noreferrer noopener" href="radiusbanten.com">radiusbanten.com</a> &#8211; Tren gaya hidup sehat kini semakin menjamur di Kota Serang. Salah satu yang sedang mencuri perhatian adalah kehadiran Serang Leumpunk Club atau yang akrab disebut Leuleumpunkan, sebuah komunitas lokal yang mewadahi warga untuk berolahraga jalan kaki bersama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Ditemui disela-sela aktivitasnya, Koordinator Leuleumpunkan, Asep Berlian, menceritakan komunitas ini lahir dari hal yang sangat sederhana. Berdiri sejak Desember 2025, gerakan ini awalnya hanya diinisiasi oleh beberapa orang yang gemar berjalan kaki sendirian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​&#8221;Awal mulanya ya kita cuma jalan kaki sendiri-sendiri gitu. Terus ketemu teman-teman dekat yang tadinya teman ngopi atau apa, akhirnya kita jalan bareng-bareng,&#8221; ujar Asep, Kamis 27 Mei 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Siapa sangka, berawal dari teman tongkrongan, antusiasme masyarakat ternyata sangat tinggi. Setelah mereka membuat akun Instagram resmi, banyak warga yang tertarik dan menyatakan ingin bergabung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini, jumlah anggota aktif yang tergabung dalam grup WhatsApp Leuleumpankan sudah menyentuh angka kisaran 50 orang yang mayoritasnya merupakan warga asli Kota Serang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Untuk menjaga konsistensi, Leuleumpankan rutin menggelar kegiatan jalan kaki sebanyak dua kali dalam seminggu, Rabu sore dan Sabtu sore. Menariknya, komunitas ini tidak memiliki rute tetap demi menghindari rasa bosan para anggotanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​&#8221;Kalau rute sih kita random (acak) dan tidak kita tentukan dari awal. Kadang-kadang kita pengen jalan di daerah Kebon Jahe, daerah Sempu, daerah Kalodran, atau seperti sekarang ini di Cricri,&#8221; jelas Asep.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Jarak tempuh yang dilalui setiap pertemuan juga cukup bervariasi. Untuk sesi yang diikuti ramai-ramai oleh seluruh anggota, jaraknya berkisar antara 4 hingga 5 kilometer. Namun, Leuleumpankan juga memfasilitasi anggota yang ingin tantangan lebih berat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​&#8221;Ada sih kelas lagi yang lebih jauh untuk orang-orang pilihan, itu jaraknya bisa sampai 10 hingga 12 kilometer,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Saat ditanya mengenai maksud dan tujuan utama didirikannya Serang Leumpank Club, Asep menjawabnya dengan santai dan penuh tawa. Misi utama dari Leumpankan murni untuk mengajak masyarakat bergerak dan hidup lebih sehat dengan cara yang paling murah dan mudah, yaitu berjalan kaki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Asep juga menegaskan bahwa di dalam komunitas ini tidak ada struktur organisasi yang kaku. Semuanya memiliki kedudukan yang sama untuk seru-seruan dan sehat bersama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​&#8221;Ya sebagai,&nbsp;&nbsp;bukan ketua atau bukan apa, jadi kita bareng-bareng aja gitu. Saya cuma admin aja, koordinatorlah,&#8221; tegas Asep merendah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radiusbanten.com/leuleumpankan-komunitas-jalan-kaki-kota-serang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
