Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Oleh-oleh Haji, Harga Kurma Ikut Naik Akibat Kurs Dolar

56
×

Oleh-oleh Haji, Harga Kurma Ikut Naik Akibat Kurs Dolar

Share this article

Serang, radiusbanten.com – Memasuki musim haji tahun ini, berkah melimpah dirasakan pedagang perlengkapan dan oleh-oleh haji di Pasar Induk Rau Kota Serang, Banten.

Permintaan pasar terhadap pernak-pernik serta panganan khas Timur Tengah melonjak hingga ratusan persen dibandingkan hari biasa.

​Adit, salah satu pengelola Toko Subur Jaya yang berlokasi di Pasar Rau, Kota Serang, mengungkapkan bahwa peningkatan omzet paling signifikan terjadi pada sektor komoditas makanan.

​”Permintaannya cukup besar dan terus bertambah di bulan-bulan musim haji ini. Yang terbanyak itu di makanan seperti kurma, kacang, kismis, dan air zam-zam. Kenaikannya bisa sampai 300%dari biasanya,” ujar Adit, Sabtu 6 Juni 2026.

​Meski permintaan tinggi, para pedagang harus memutar otak lantaran harga modal barang impor terus mengalami kenaikan. Menurut Adit, dalam dua kali pengiriman terakhir, harga dari pihak kargo Arab Saudi ke Indonesia selalu naik dipicu oleh fluktuasi nilai tukar dolar yang terus meningkat.

​Kenaikan harga paling signifikan dirasakan pada komoditas kurma, yang rata-rata naik Rp50.000 per dus.

Berbeda dengan produk makanan yang mayoritas diimpor, harga pernak-pernik non konsumsi terpantau jauh lebih stabil.

​”Kalau pernak-pernik seperti sajadah dan sejenisnya tidak ada kenaikan harga, karena barang-barang itu mayoritas buatan lokal atau produksi Indonesia. Jadi yang naik murni yang barang impor saja,” tambah Adit.

​Menariknya, bisnis oleh-oleh haji di Kota Serang tergolong sebagai ceruk pasar yang minim kompetitor. Di kawasan Pasar Rau sendiri, hanya ada beberapa toko saja yang konsisten menyediakan perlengkapan haji secara lengkap.

​Kondisi ini membuat Toko Subur Jaya yang sudah dirintis oleh orang tua Adit sejak tahun 1990-an dan menetap di ruko Pasar Rau sejak 2013 menjadi salah satu rujukan utama bagi masyarakat. Pembeli yang datang pun tidak hanya berasal dari dalam kota.

Baca Juga:  Polda Banten Ringkus Pelaku Curat

​”Pembeli kebanyakan dari area Banten saja, selain dari Serang, banyak juga yang datang jauh-jauh dari Pandeglang dan Cilegon,” Jelas Adit.

​Selain menyediakan kurma dan panganan khas haji, toko-toko di kawasan ini juga terpantau mulai dipadati warga yang mencari busana muslim, perlengkapan salat, hingga kain ihram sebagai persiapan keberangkatan maupun penyambutan jemaah haji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *