Scroll untuk baca artikel
OtomotifBeritaWisata

Keren! Ratusan Pecinta Otomotif Sulap Royal Baroe Jadi Lokasi Syuting Sinematik

35
×

Keren! Ratusan Pecinta Otomotif Sulap Royal Baroe Jadi Lokasi Syuting Sinematik

Share this article
Royal Baroe Kota Serang Jadi Galeri Otomotif
Royal Baroe Serang Jadi Galeri Otomotif, 100 Mobil Ramaikan Video Sinematik

SERANG, radiusbanten – Kawasan Royal Baroe, Kota Serang, berubah menjadi galeri otomotif terbuka pada Jumat malam, 6 Februari 2026. Sedikitnya 100 unit mobil dari berbagai jenis berkumpul bukan untuk ajang balap, melainkan memperkenalkan potensi wisata Royal Baroe melalui karya visual sinematik.

Kegiatan ini diinisiasi oleh SMR (Sobat Mandala Racing Team) dan menarik perhatian publik karena mengusung konsep berbeda dari tongkrongan otomotif pada umumnya. Acara tersebut difokuskan pada pengambilan gambar dan pembuatan konten video sinematik dengan latar keindahan kawasan Royal Baroe.

Perwakilan penyelenggara menyampaikan, konsep kegiatan ini mengadopsi tren otomotif kreatif yang berkembang di Kota Bandung. Fokus utamanya bukan pada keanggotaan klub atau komunitas tertentu, melainkan menjadi wadah kolaborasi terbuka bagi para pecinta otomotif.

“Sebenarnya kami bukan komunitas atau klub mobil. Ini murni kumpul pecinta otomotif. Kami mencontoh konsep dari Bandung dengan tujuan memperkenalkan bahwa di Kota Serang juga ada destinasi wisata seperti Royal Baroe,” ujar Ketua Panitia, Rizki Mandala, saat ditemui di lokasi.

Pantauan di lapangan menunjukkan keberagaman kendaraan yang hadir, mulai dari mobil sedan, city car seperti Honda Brio, MPV seperti Toyota Innova, hingga sejumlah mobil mewah dari pabrikan Eropa. Seluruh kendaraan ditata rapi untuk mendukung proses pengambilan gambar.

Meski dihadiri ratusan peserta, kegiatan berlangsung tertib dan kondusif. Setiap mobil yang masuk ke area langsung diparkirkan dan mesin dimatikan. Tim dokumentasi kemudian bergerak mengambil gambar dari berbagai sudut untuk menghasilkan visual sinematik yang estetik dan berkualitas.

Saat ditanya mengenai kendaraan yang paling unggul, pihak penyelenggara menegaskan tidak ada penilaian atau kompetisi dalam kegiatan tersebut. Menurut mereka, setiap mobil memiliki karakter dan keunikan tersendiri.

“Kami tidak menilai mana yang paling unggul karena ini bukan ajang lomba. Menurut kami, semua mobil yang hadir bagus dan layak ditampilkan dalam video sinematik,” tegas Rizki Mandala.

Melalui kegiatan ini, SMR berharap kawasan Royal Baroe semakin dikenal luas sebagai ikon baru Kota Serang yang ramah terhadap berbagai aktivitas kreatif masyarakat, termasuk kegiatan otomotif, seni visual, dan ekonomi kreatif berbasis komunitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *